History of Pasar Baru
Today August, 8 2023 I joined another tour with Jakarta Good Guide to Pasar Baru or Passer Baroe in Dutch.
Rute Pertama Stasiun Juanda
Stasiun Juanda merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di jalan Ir. H. Juanda 1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun ini diambil dari jalan raya yang terletak di dekatnya. Dan merupakan stasiun kereta api yang terletak di ruas pertama jalur kereta api Batavia - Buitenzorg.
Pada Tahun 1871 stasiun ini dinamakan Noordwijk yang kemudian berganti nama menjadi Stasiun Pintoe Air pada masa pendudukan Jepang di Indonesia.
Menjelang tahun 1990-an Stasiun Pintu Air dirombak besar- besaran menjadi stasiun layang. Diganti menjadi Stasiun Juanda, stasiun ini diresmikan sebagai stasiun layang di jalur Manggarai - Jakarta Kota pada tahun 1992
Bagian Samping Stasiun Juanda
Pada saat kereta lewat
Perusahaan tersebut pertama kali didirikan oleh Tio Tek Hong. Ia dikenal sebagai pemilik Toko Tio Tek Hong di Passer Baroe bersama dengan saudaranya Tio Tek Tjoe. Awalnya, perusahaan tersebut hanya mengimpor rekaman - rekaman luar negeri dengan media silinder fonograf.
Setahun kemudian, Tio Tek Hong mulai membuat dan merilis rekaman - rekaman lagu dengan piringan hitam.
Piringan - piringan hitam tersebut umumnya dibuat dari bahan dasar sirlak (sejenis getah yang terbuat dari kotoran serangga Kutu Lak). Pada masa itu hanya kalangan menengah ke atas yang mampu membeli piringan hitam dikarenakan biaya pembuatannya yang mahal
Toko Tio Tek Hong, Pasar Baru 2023
Rute Ketiga masih tentang Tio Tek Hong beliau adalah pengusaha terkemuka di jaman Hindia Belanda. Dan salah satu bangunan yang dia punya ini Toko Kopi Maru. Ini adalah tempat tinggal beliau pada jaman dahulu
Namun, sekarang tempatnya sudah di pakai oleh Toko Kopi Maru
Bagian depan Toko Kopi Maru
Bagian dalam Toko Kopi Maru
Pintu Depan Toko Kopi Maru
Rute Keempat lanjut ke Cakue Ko Atek Pasar Baru mulai jualan dari Tahun 1971. Menurut saya Cakuenya berbeda dari yang biasa saya makan di daerah Mangga Besar
Rasanya enak, lembut dan saran saya makan disaat masih baru. Karena kalau dimakan saat dingin tidak garing agak sedikit alot
Gereja Ayam, Pintu Depan
Rute Keenam menuju Vihara Tertua No 3 di Jakarta Sin Tek Bio
Depan Gang Vihara
Bagian Atas Vihara
Bagian Depan Vihara Sin Tek Bio
Dan selesai rute keliling Pasar Baru bersama Jakarta Good Guide. Walaupun harus panas - panasan tapi perjalanan yang seru dan seneng bisa kenal orang - orang baru

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Comments
Post a Comment